Perikanan
Diposting tanggal: 16 Maret 2014

Potensi perikanan di perairan umum Kota Palangka Raya sangat banyak sekali jenisnya seperti Betok, Biawan, Belida, Baung, Sepat. Budidaya ikan dalam keramba dilakukan di sungai, danau, dan kolam dimana perkembangannya cukup menggembirakan. Budidaya keramba merupakan usaha perikanan/nelayan yang cocok untuk dikembangkan dan secara alami mudah disesuaikan dengan perairan dan musim. Beberapa pendukung usaha perikanan yang dapat dimanfaatkan antara lain:

  • Sungai dan danau sebagai tempat budidaya pembesaran
  • Balai Benih Ikan ( BBI )
  • Pasar Benih Ikan ( PBI )

alt

 

 

Perkembangan Luas Kolam dan Keramba serta Produksi Ikan di Kota Palangka Raya

Tahun Luas/Jumlah Produksi
Kolam
(Ha)
Karamba Kolam
(Ton)
Karamba
(Ton)
Perairan
Umum (Ton)
Jumlah
(Ton)
(Buah) (Ha)
2007 12,20 3.180 19,00 26,65 875,48 1.890,50 2.792,63
2008 12,50 3.120 19,20 94,80 1.152,25 1.982,30 3.229,35
2009 17,50 2.150 17,31 116,82 1.243,18 1.847,65 3.207,65

Sumber: Dinas Pertanian Kota Palangka Raya

Produksi Ikan di Kota Palangka Raya Tahun 2009

alt

alt

alt

 

Di Kota Palangka Raya terdapat lebih kurang 104 buah danau, dengan total luas sekitar 636,10 Ha. Danau–danau ini tersebar di berbagai wilayah Kota palangka Raya. Pada Kecamatan Bukit Batu terdapat 45 buah danau (281,5 Ha), Kecamatan Rakumpit 42 buah (167,6 Ha), Kecamatan Sabangau 10 buah (62 Ha), Kecamatan Pahandut 4 buah (90 Ha), dan Kecamatan Jekan Raya 3 buah (35 Ha). Masing-masing danau ini memiliki keunikan dan karakteristik sendiri. Namun secara umum, danau-danau yang ada di Kota Palangka Raya merupakan danau oxbow, dimana secara hidrologis sumber airnya atau suplai airnya berasal dari limpasan sungai utama (Sungai Kahayan dan Sungai Rungan).

 

alt

Budidaya ikan (keramba) di Danau Lutan
Sumber gambar: Survei dan Identifikasi Perairan Danau Wilayah Kota Palangka Raya, 2008